Hari Kedua Kerja, Wapres Gibran Blusukan Tinjau Proyek LRT dan Cibubur Sport Center

JAKARTA – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali blusukan di hari kedua kerjanya, Selasa, 22 Oktober 2024. Ia meninjau proyek LRT Fase 1B dari Velodrome Jakarta Timur-Manggarai, Jakarta Selatan sepanjang 6.4 kilometer.
Peninjauan itu dilakukan bersama Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi dan Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar.
Peninjauan itu dilakukan Gibran atas inisiatif sendiri tanpa menginfokan ke pihak BP2MI Setwapres. Hal tersebut sama seperti yang dilakukan oleh Presiden Jokowi dulu ketika baru mulai menjabat sebagai presiden.
Gibran menilai bahwa penyelesaian LRT ini adalah salah satu faktor kunci untuk meningkatkan penggunaan transportasi publik oleh masyarakat dan mengurangi polusi udara.
“LRT ini adalah salah satu faktor kunci untuk meningkatkan penggunaan transportasi publik oleh masyarakat dan mengurangi polusi udara. Semoga bisa didorong penyelesaiannya tepat waktu,” ungkap Gibran
Sementara itu, PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) selaku kontraktor proyek LRT Fase 1B sepanjang 6,4 kilometer (km) memastikan bahwa proses pembangunan proyek tersebut dapat rampung tepat waktu.
Direktur Operasi I Waskita Karya, Ari Asmoko, menuturkan bahwa saat ini progres proyek LRT yang ditinjau Gibran tersebut sudah mencapai 32,35%. Di mana, realisasi progres itu saat ini telah melebihi dari target yang ditentukan.
“Sebagai kontraktor, kami didorong terus mengerjakan proyek LRT Jakarta ini secara tepat waktu dan tepat mutu. Setiap minggu pun dilakukan rapat progres, sehingga potensi percepatan terus dilakukan,” ujar
Selain proyek LRT, Gibran juga meninjau langsung proyek strategis di Jakarta, salah satunya yakni pembangunan Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC) di Jakarta Timur. Proyek senilai Rp249 Miliar ini meliputi
pembangunan dan renovasi berbagai fasilitas olahraga yang diproyeksikan menjadi pusat pelatihan sejumlah cabang olahraga (panahan, panjat tebing, renang, dan gymnastic), untuk transportasi publik oleh masyarakat dan mengurangi polusi udara.
Menurutnya, jika sudah tersambung mulai dari Kelapa Gading – Velodrome potensi penumpang LRT Jakarta akan meningkat dari sebelumnya 3.000 – 5.000 per hari menjadi 70.000 – 100.000 per hari.
Selain itu, Gibran juga menekankan pentingnya konektivitas dan kenyamanan moda transportasi, sehingga dapat menarik minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum. Ia pun mengingatkan pentingnya ketepatan waktu dalam penyelesaian proyek ini, dengan target operasional di Agustus meningkatkan prestasi atlet Indonesia.
Penyelesaian yang tepat waktu dengan kualitas pengerjaan yang terjaga menjadi perhatian Wapres. Sehingga walaupun saat ini realisasi proyek CYESC baru mencapai 61 persen, Menpora dan Wamen PUPR memastikan bahwa pengerjaan akan dikebut dan siap diresmikan Presiden Prabowo Desember tahun ini. (yk/dbs)



